| Article Index |
|---|
| Kependudukan |
| Page 2 |
| Tenaga Kerja |
| All Pages |
I. Penduduk :
Pembangunan sektor kependudukan memiliki posisi yang amat strategis mengingat kepada penduduklah semua proses pembangunan itu akhirnya bermuara. Pembangunan di sektor lain amat dipengaruhi keberhasilan dalam pembangunan di sektor kependudukan. Sebab, penduduk tidak saja sebagai objek pembangunan atau sebagai pelaku tapi juga sebagai subjek atau penikmat pembangunan.
Sebagai subjek pembangunan maka penduduk harus dibina dan dikembangkan agar mampu menjadi penggerak pembangunan, sebaliknya pembangunan juga harus dapat dinikmati oleh penduduk yang bersangkutan. Dengan demikian, pembangunan harus dikembangkan dengan memperhitungkan kemampuan penduduk agar seluruh penduduk dapat berpartisipasi aktif dalam dinamika pembangunan tersebut. Sebaliknya, pembangunan baru dapat dikatakan berhasil jika mampu meningkatkan kesejahteraan penduduk dalam arti luas yaitu kualitas fisik maupun non fisik yang melekat pada diri penduduk itu sendiri.
Dalam masalah kependudukan ada tiga determinan yang perlu mendapat perhatian. Pertama, secara kuantitas penduduk Kabupaten Ngada tetap bertambah banyak. Kedua, kuantitas yang banyak tidak akan bermakna kalau tidak diimbangi dengan kualitas. Karena itu salah satu agenda pembangunan kita adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan ketahanan budaya. Determinan yang ketiga adalah mobilitas atau perpindahan penduduk. Mobilitas dilihat sebagai suatu wahana atau proses agar kuantitas itu bisa diatur secara merata dalam pengertian kesejahteraan sehingga kualitas penduduk dapat ditingkatkan.
Keadaan penduduk yang ada sangat mempengaruhi dinamika pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah. Jumlah penduduk yang besar itu, juga diikuti dengan kualitas penduduk yang memadai akan merupakan pendorong bagi pertumbuhan ekonomi.
Sebaliknya, jumlah penduduk yang besar itu jika diikuti dengan tingkat kualitas yang rendah, menjadikan penduduk tersebut hanya sebagai beban pembangunan.
Berdasarkan angka sementara hasil Sensus penduduk tahun 2010, penduduk Kabupaten Ngada berjumlah 142.254 jiwa yang terdiri dari : laki-laki 69.703 (49 %) dan perempuan 72.551 (51 %). Dengan demikian ratio jenis kelamin (sex ratio) penduduk sebesar 94,04 (terdapat 94 laki-laki dalam setiap 100 penduduk perempuan. Rata-rata kepadatan penduduk sebesar 86/Km2. Kepadatan tertinggi di Ngada Bagian Selatan dan Tengah yaitu sebesar 76,43 % dengan kepadatan 102,8 jiwa/ Km2. Sedangkan kepadatan terendah di wilayah Ngada utara yaitu hanya sebesar 23,57 % atau dengan kepadatan sebesar 39,64 Km2.
Last Updated ( Thursday, 07 July 2011 09:08 )
Profil 













