Pelayanan listrik di Kabupaten Ngada dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan dengan menggunakan listrik tenaga Diesel. Selain itu banyak lokasi terpencil yang belum terjangkau listrik negara, masyarakat secara swadaya menggunakan genset. Di beberapa desa telah menggunakan Listrik tenaga air seperti di Kecamatan Jerebuu yaitu Desa Dariwali; Kecamatan Golewa : Desa Kezewea, Were II dan Were III, sedangkan Kecamatan Riung Barat masyarakat menggunakan listrik tenaga matahari (Solar Cell).
Prosentase Desa berlistrik di Kabupaten Ngada, sebagai berikut :
NO |
KECAMATAN |
JUMLAH DESA |
DESA BERLISTRIK |
% |
| 1. | Aimere | 12 | 15 | 66,67 |
| 2. | Bajawa | 15 | 15 | 100 |
| 3. | Golewa | 19 | 15 | 78,95 |
| 4. | Soa | 7 | 7 | 100 |
| 5. | Riung | 9 | 2 | 22,22 |
| 6. | Wolomeze | 4 | 0 | 0 |
| 7. | Riung Barat |
5 | 0 | 0 |
| 8. | Jerebuu | 6 |
0 | 0 |
| 9. | Bajawa Utara |
6 | 2 | 3,33 |
| Jumlah | 83 | 49 | 59,04 | |
Kabupaten Ngada, kaya akan Potensi sumber tenaga listrik antara lain :
- Gas Bumi yang terletak di Desa Todabelu Kecamatan Golewa. Telah dieksploitasi sebesar 2,5 MW dari total cadangan sebesar 60 MW.
- Air Terjun. Kondisi geografis yang berbukit-bukit serta ketersediaan air sungai yang cukup memadai menyebabkan Kabupaten Ngada banyak memiliki potensi sumber daya listrik yang belum dimanfaatkan secara optimal dari potensi air terjun dimiliki.
- Listrik tenaga Surya. Di beberapa wilayah terpencil yang belum terjangkau oleh layanan Perusahaan Listrik Negara (PLN), memerintah memfasilitasi pengadaan Solar Cell bagi masyarakat yang dibayar secara cicil.
| < Prev | Next > |
|---|
Profil 














